St Petersburg, Kota Mempesona

St Petersburg, Kota Mempesona


Kota St Petersburg, Rusia, dikenal sebagai "The Venice of the North". Kanal, jembatan, dan bangunan Rennaisance menyatu dengan lanskap nan hijau. Banyak traveler mendaulat kota ini sebagai salah satu yang tercantik di dunia.

Pada 1703, kota ini merupakan rumah para Tsar. Dibangun perlahan dengan lanskap tertata rapi. Jembatan-jembatan megah dibangun di atas Sungai Neva. Dulu, kota ini dikenal dengan nama Petrograd. Lalu berubah nama menjadi Leningrad. Kota ini sempat menjadi ibukota Rusia.

Setelah ibukota Rusia pindah ke Moskow, kota ini tak ikut tertinggal. Lanskapnya masih cantik, dengan banyak jembatan yang melintasi kanal-kanalnya. Angin dingin dari Laut Baltik tak membekukan romansa kotanya. Bangunan bergaya Rennaisance masih mendominasi, menjadi saksi sejarah bangsa Rusia yang agung.

Satu-satunya hal yang berubah adalah namanya, yaitu St Petersburg. Kota bersejarah ini kemudian didaulat UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia.

Berdasarkan situs wikitravel.org, kota kedua terbesar di Rusia ini sering disebut sebagai kota magis, karena keberadaannya yang menghipnotis para turis. Destinasi wisata tersebar di banyak tempat, termasuk beberapa pulau kecil seperti Vasilievsky dan Admiralteisky.



The Hermitage Museum adalah primadona St Petersburg. Terletak di pusat kota, museum ini menempati sebuah istana megah. Ini menjadi tempat bagi tiga juta karya seni para seniman terkenal, seperti Rembrandt, Da Vinci, juga Michaelangelo.

Rusia identik dengan ketentaraannya. Oleh karena itu, Anda wajib mengunjungi Museum of Artillery, Combat Engineers and Signal Troops yang menempati sebuah benteng. Ada banyak koleksi senjata dari masa lampau hingga sekarang, termasuk pada masa Perang Dunia II dan Perang Dingin.

Hampir seluruh bangunan di St Petersburg memiliki desain arsitektur ala Rennaisance. Namun, salah satu bangunan yang wajib Anda kunjungi adalah Church of the Saviour. Ini merupakan katedral ala abad pertengahan yang dibangun persis di tempat terbunuhnya Tsar Alexander II pada 1881 silam. Walau begitu, interiornya sangat indah. Dalam bangunannya seluas 6.000 meter persegi ini dipenuhi oleh mosaik warna-warni, yang membuatnya sangat cantik ketika diabadikan dalam kamera!

Setelah berkunjung ke tiga tempat itu, cobalah mengikuti Canal Boat Tour yang berada di sepanjang Sungai Neva. Paling indah bila Anda melakukannya di musim semi seperti sekarang! Jangan lupa mampir ke Pulau Vasilievsky, yang berisi puluhan destinasi wisata.

Salah satu destinasi favorit di Pulau Vasilievsky adalah Andreyevsky Cathedral. Dibangun pada 1780 silam, katedral cantik ini dikelilingi oleh tiga menara lancip. Jika dilihat dari kejauhan, tampak seperti kastil-kastil negeri dongeng! Selain itu, ada pula salah satu museum paling besar di dunia yaitu Naval Museum. Tempat ini berisi runutan sejarah ketentaraan Rusia, termasuk peninggalan Perang Dunia II.

Berkunjung ke St Petersburg tak lengkap rasanya jika belum menyaksikan pertunjukan opera dan balet ala Rusia. Salah satu tempat Anda melihat pertunjukan ini adalah di Mariinsky Theater dan St Petersburg Opera.


Untuk belanja oleh-oleh, langkahkan kaki Anda ke Souvenir Market yang terletak dekat dengan Church of the Saviour. Pasar tradisional ini menjual beragam suvenir dan pernak-pernik khas Rusia, termasuk boneka Matrioska yang terkenal. Di pasar ini juga terdapat penjual crepe yang terkenal. Jangan lupa cicipi crepe khas Rusia dengan isian jamur, karamel, beri, atau caviar.



Untuk mendapatkan atmosfer malam hari yang indah, ada dua opsi yang bisa Anda lakukan. Pertama, melihat keindahan The Bridges on the Neva. Pada malam hari, jembatan ini dihiasi lampu-lampu temaram yang membuatnya sangat indah dipandang mata. Dua kali sehari, jembatan ini membuka untuk kapal bisa lewat di bawahnya. Anda bisa menikmati pemandangan ini dari bantaran sungainya, sambil terlentang di rerumputan dan dihembus semilir angin malam.

Opsi kedua, Anda bisa mengunjungi Saint Isaac's Cathedral. Ini merupakan katedral berkubah tertinggi ketiga di dunia. Untuk mencapai dek observasi di menara tertingginya, Anda harus menaiki 400 anak tangga. Namun, perjuangan itu akan sebanding dengan hasilnya. Potret tercantik Kota St Petersburg terbentang di hadapan mata.

Di momen ini, mungkin Anda berharap sang waktu akan berhenti agar bisa menikmati semua keindahan St Petersburg.


 










masjid di salah satu sudut kota Saint Petersburg.
















From : http://travel.detik.com/

1 komentar:

Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda